Pengertian dan Contoh Stative Verbs dalam Bahasa inggris

58 sec read

Stative verbs merupakan kelompok kata kerja yang menyatakan sebuah kondisi, status, atau keadaan. Berbeda dengan action verbs yang menunjukkan sebuah aktifitas atau tindakan. Ketika menggunakan stative verbs untuk mengungkapkan sebuah kondisi, maka kita tidak bisa menggunakan ploa kalimat continuous (-ing). Kelompok kata kerja yang termasuk kedalam stative verbs diantaranya adalah kata kerja yang menggambarkan emosi, keadaan mental, perasaan, ukuran, kepemilikan, serta sesuatu yang dirasakan oleh panca indra (tampak, terdengar, terasa, tercium, dsb). Perhatikan saja daftar contoh kata kerja stative yang ada pada tabel di bawah ini untuk lebih memahaminya:

 

 

Stative verbsContoh penggunaanyaArtinya
LikeShe likes that boy.Ia menyukai bocah itu.
LoveI love to play footballSaya gemar bermain sepakbola.
HateI hate mondaySaya benci hari senin.
AppearIt appears to me that you are right.Nampaknya kamu benar.
BelieveI believe you can pass the test.Saya percaya kamu dapat melewatii ujian itu
SoundThat sounds nice.Itu terdengar bagus.
RememberI still remember the day we first met.Aku masih ingat hari pertama kita berjumpa.
AppreciateThey appreciate his bravery.Mereka mengapresiasi keberaniannya.
DislikeI dislike durians.Saya tidak suka buah durian.
AgreeTerry didn’t agree with me.Terry tidak setuju denganku.
PreferI prefer Apple to Mango.Saya lebih suka apel daripada mangga.
BelongThis car belongs to Mr. FuadMobil ini milik Mr. Fuad
OweYou owe me ten thousands RupiahsKamu berhutang padaku Rp.10.000

Jadi pada intinya, stative verbs adalah kata kerja yang menggambarkan sebuah keadaan, perasaan, pemikiran, ataupun status. Semoga setelah membaca pembahasan di atas, anda kini dapat membedakan antara action verbs dan stative verbs di dalam bahasa inggris.